Muara Tebo — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan di bidang pendidikan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Hal tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Ujian Semester Genap Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan Paket C Tahun 2026 yang digelar di Aula Lapas Muara Tebo, Rabu (10/6).
Kegiatan ini diikuti oleh 8 orang warga binaan, terdiri dari 3 peserta Paket B (setara SMP) dan 5 peserta Paket C (setara SMA). Ujian dilaksanakan di bawah pengawasan langsung tenaga pengajar dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tebo serta petugas registrasi Lapas Muara Tebo guna memastikan pelaksanaan berjalan tertib, lancar, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Plh. Kasubsi Registrasi Lapas Muara Tebo, Ivan Aditya, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu hak warga binaan yang harus tetap dipenuhi selama menjalani masa pidana. “Kami berkomitmen memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk terus menempuh pendidikan sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Petugas Registrasi Lapas Muara Tebo, Albert Willy, menjelaskan bahwa seluruh proses ujian telah dipersiapkan dengan baik melalui koordinasi bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Tebo. “Pelaksanaan ujian ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan,” katanya.
Sementara itu, salah seorang pengawas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tebo, Arbain, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kami melihat peserta mengikuti ujian dengan serius dan penuh semangat. Ini menunjukkan bahwa pendidikan tetap memiliki peran penting dalam proses pembentukan karakter,” ungkapnya.
Salah seorang peserta ujian, Oji, mengaku bersyukur dapat mengikuti program pendidikan di dalam lapas. “Saya berharap dapat menyelesaikan pendidikan ini dengan baik dan menjadikannya bekal untuk masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Muara Tebo terus berupaya menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan melalui pendidikan, sehingga warga binaan memiliki kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kualitas diri selama menjalani masa pembinaan.





