Optimalkan Media Sosial dan Manajemen Isu, Lapas Karanganyar Ikuti Penguatan Strategi Komunikasi Menulis

Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Optimalkan Media Sosial dan Manajemen Isu, Lapas Karanganyar Ikuti Penguatan Strategi Komunikasi Menulis

Jumat, Juni 05, 2026 | 20:30 WIB 0 Views Last Updated 2026-06-05T13:31:06Z
Cilacap — Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan mengikuti kegiatan Penguatan Strategi Komunikasi Pemasyarakatan yang diselenggarakan oleh Tim Strategi Khusus Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui Zoom Meeting pada Jumat (05/06/2026). 

Kegiatan berlangsung di Sekretariat WBBM Lapas Karanganyar dan diikuti oleh 16 personel yang terdiri dari pejabat struktural serta Tim Humas Lapas Karanganyar.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai penguatan fungsi kehumasan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan. Dalam kesempatan tersebut, narasumber menjelaskan berbagai tantangan komunikasi publik di era digital serta pentingnya optimalisasi media sosial sebagai sarana penyebarluasan informasi dan pembentukan citra positif pemasyarakatan di tengah masyarakat.

Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai karakteristik audiens digital Indonesia yang saat ini lebih banyak mengakses informasi melalui platform media sosial, khususnya konten berbasis video. Oleh karena itu, penyampaian informasi yang konsisten, berulang, dan mudah dipahami menjadi salah satu strategi penting dalam membangun persepsi publik yang lebih akurat terhadap pemasyarakatan.

Selain itu, Tim Strategi Khusus Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memaparkan strategi dasar dalam membangun opini publik, mulai dari analisis isu sebelum memberikan respons, penguasaan narasi utama sebelum sentimen negatif berkembang, pemanfaatan momentum yang tepat dalam memberikan klarifikasi, hingga pentingnya memperbanyak konten positif secara alami dan berkelanjutan. 

Dalam sesi tersebut juga ditekankan bahwa klarifikasi terhadap informasi yang tidak benar harus dilakukan secara cepat dan tepat. Materi berikutnya membahas strategi produksi konten media sosial yang efektif melalui berbagai format, seperti video pendek (clipper), konten informatif untuk membangun kepercayaan publik (institutional trust), konten kemanusiaan (human story), konten yang mengikuti tren media sosial (entertainment), serta konten berbasis narasi (storytelling). 

Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya membuat hook yang menarik pada detik-detik awal, menyampaikan informasi secara ringkas dan jelas, serta mengedepankan unsur kemanusiaan yang relevan untuk meningkatkan keterlibatan audiens. Pada sesi akhir, peserta memperoleh pemahaman mengenai strategi komunikasi krisis dan manajemen opini publik melalui media sosial.

Narasumber menegaskan bahwa klarifikasi tidak cukup dilakukan satu kali, melainkan perlu didukung dengan publikasi konten lanjutan secara konsisten yang menampilkan kondisi aktual lapas, pelaksanaan tugas pengamanan, kegiatan pembinaan warga binaan, serta berbagai aktivitas positif lainnya guna membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan.

Kepala Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar, Wahyudi, menyampaikan bahwa hasil kegiatan ini akan menjadi pedoman dalam meningkatkan kualitas pengelolaan media sosial dan publikasi informasi di lingkungan Lapas Karanganyar. 

Melalui penguatan kapasitas petugas kehumasan dan penyusunan konten yang terencana, diharapkan informasi positif mengenai pelaksanaan tugas pemasyarakatan dapat tersampaikan secara lebih efektif kepada masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif serta mendapat respons positif dari seluruh peserta yang mengikuti kegiatan.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Optimalkan Media Sosial dan Manajemen Isu, Lapas Karanganyar Ikuti Penguatan Strategi Komunikasi Menulis

Trending Now

Iklan

iklan