Pesawaran – Setelah enam hari pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Radit Setiawan (18), anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan terjatuh dari kapal nelayan di perairan sekitar Pulau Kelagian, Kabupaten Pesawaran, Lampung.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung yang diwakili oleh Dantim Rescuer Santosa menjelaskan bahwa korban ditemukan pada Jumat (31/7) sekitar pukul 14.05 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan berada sekitar 10,35 kilometer dari titik lokasi kejadian (LKP). Selanjutnya, korban dievakuasi menuju daratan dan diserahkan kepada pihak keluarga.
"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 10,35 kilometer dari lokasi awal kejadian. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan telah ditemukannya korban, Operasi SAR dihentikan dan dinyatakan selesai serta seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing," ujar Tosa.
Selama operasi berlangsung, Tim SAR Gabungan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya sinyal komunikasi GSM yang kurang stabil serta minimnya petunjuk mengenai keberadaan korban. Meski demikian, koordinasi antarunsur tetap berjalan baik hingga korban berhasil ditemukan.
Operasi SAR melibatkan personel dari Basarnas Lampung, KN SAR Basudewa, Lanal Lampung, Mabes Polairud, Direktorat Polairud Polda Lampung, Sat Polairud Polres Pesawaran, FRRL, keluarga korban, dan masyarakat setempat. Dalam pelaksanaannya, tim didukung berbagai peralatan, seperti Rubber Boat, perahu nelayan, Aqua Eye, Underwater Search Device (UWSD), perlengkapan selam, alat komunikasi, serta peralatan pendukung lainnya.
Basarnas Lampung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, nelayan, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan selama proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan. (***)





