Bandar Lampung — Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Intan Lampung kembali memperkuat kualitas sumber daya manusianya. Dr. Nur Wahyu Ningsih, M.S.Ak., Akt., sukses menjalani ujian promosi doktor pada Program Doktor Ilmu Akuntansi Universitas Lampung, Rabu, 19 Agustus 2026.
Keberhasilan tersebut menambah jumlah dosen berkualifikasi doktor di lingkungan Program Studi Akuntansi Syariah. Capaian ini merupakan bagian dari komitmen FEBI UIN Raden Intan Lampung dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, dan daya saing kelembagaan.
Dekan FEBI UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. H. A. Kumedi Ja’far, S.Ag., M.H., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Dr. Nur Wahyu Ningsih menyelesaikan pendidikan doktor dalam bidang ilmu akuntansi. Menurutnya, peningkatan kualifikasi akademik dosen merupakan investasi strategis bagi pengembangan institusi pendidikan tinggi.
“Keberhasilan Dr. Nur Wahyu Ningsih meraih gelar doktor tidak hanya menjadi prestasi individual, tetapi juga memperkuat modal akademik FEBI UIN Raden Intan Lampung. Perguruan tinggi membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kedalaman keilmuan, kemampuan riset, dan komitmen terhadap pengembangan masyarakat,” ujar Kumedi Ja’far.
Ia menegaskan bahwa doktor ilmu akuntansi memiliki peran penting dalam mengembangkan kajian akuntansi yang tidak hanya berorientasi pada aspek teknis dan profesional, tetapi juga menjawab perkembangan ekonomi digital, tata kelola, keberlanjutan, dan kebutuhan industri keuangan syariah.
“Akuntansi syariah harus terus dikembangkan melalui riset yang kuat, relevan, dan berkontribusi terhadap penyelesaian persoalan ekonomi masyarakat. Kami berharap Dr. Nur Wahyu Ningsih dapat menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi, membangun kolaborasi akademik, serta memperkuat integrasi antara ilmu akuntansi dan nilai-nilai Islam,” tambahnya.
Ketua Program Studi Akuntansi Syariah FEBI UIN Raden Intan Lampung, Dr. E. Ridwansyah, M.E.Sy., juga menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. Bertambahnya dosen berkualifikasi doktor dinilai akan memberikan dampak positif terhadap pengembangan program studi.
“Keberhasilan Dr. Nur Wahyu Ningsih merupakan kabar yang sangat membanggakan bagi keluarga besar Program Studi Akuntansi Syariah. Bertambahnya dosen berkualifikasi doktor akan semakin memperkuat kapasitas akademik program studi, khususnya dalam pembelajaran, penelitian, publikasi ilmiah, dan pendampingan akademik mahasiswa,” kata Ridwansyah.
Menurutnya, peningkatan kualifikasi dosen menjadi salah satu fondasi penting untuk membangun program studi yang unggul dan berdaya saing. Dosen berkualifikasi doktor diharapkan mampu menghadirkan inovasi pembelajaran serta menghasilkan penelitian yang relevan dengan perkembangan ilmu akuntansi, ekonomi syariah, bisnis, dan teknologi.
“Gelar doktor membawa tanggung jawab akademik dan sosial yang semakin besar. Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi kekuatan baru dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas lulusan, serta perluasan kontribusi Program Studi Akuntansi Syariah pada tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.
Sekretaris Program Studi Akuntansi Syariah FEBI UIN Raden Intan Lampung, Dr. Suhendar, S.E., M.S.Ak., Akt., ChFA., menilai keberhasilan tersebut sebagai momentum penting untuk memperkuat budaya akademik dan produktivitas ilmiah di lingkungan program studi.
“Bertambahnya doktor ilmu akuntansi merupakan modal strategis bagi Program Studi Akuntansi Syariah untuk meningkatkan mutu pembelajaran berbasis Outcome-Based Education, memperkuat penelitian dan publikasi ilmiah, serta mengoptimalkan pembimbingan mahasiswa,” ujar Suhendar.
Menurut Suhendar, transformasi digital, perkembangan standar akuntansi, isu keberlanjutan, tata kelola, dan pertumbuhan industri keuangan syariah menuntut perguruan tinggi untuk terus memperbarui kurikulum dan meningkatkan kompetensi dosen.
“Kehadiran doktor baru diharapkan dapat memperluas kajian akademik, memperkuat jejaring penelitian, dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat serta dunia usaha. Capaian ini juga diharapkan menginspirasi dosen dan mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi dan prestasi akademik,” katanya.
Keberhasilan Dr. Nur Wahyu Ningsih menyelesaikan ujian promosi doktor di Universitas Lampung diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Kompetensi akademik yang dimilikinya dapat mendukung pengembangan bahan ajar, pendampingan penelitian mahasiswa, publikasi ilmiah, dan kerja sama dengan perguruan tinggi serta organisasi profesi.
Keluarga besar FEBI UIN Raden Intan Lampung menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Dr. Nur Wahyu Ningsih, M.S.Ak., Akt. atas keberhasilannya meraih gelar doktor ilmu akuntansi. Capaian tersebut diharapkan membawa keberkahan dan memberikan manfaat bagi program studi, fakultas, universitas, dunia pendidikan, serta masyarakat luas.
Dengan bertambahnya satu doktor ilmu akuntansi, Program Studi Akuntansi Syariah FEBI UIN Raden Intan Lampung semakin optimistis dalam meningkatkan mutu akademik dan menghasilkan lulusan yang profesional, berintegritas, adaptif, serta mampu mengintegrasikan kompetensi akuntansi dengan nilai-nilai syariah. (Rls/ Juanda)





