Diduga Selain Jadi Korban Pungli Tipuan Bedah Rumah Oleh Oknum Cakades Kebon Damar Ada Pula Yang Jadi Korban Pembuatan Sertifikat

Diduga Selain Jadi Korban Pungli Tipuan Bedah Rumah Oleh Oknum Cakades Kebon Damar Ada Pula Yang Jadi Korban Pembuatan Sertifikat

Suaralampung.com - Mataram baru -. Diduga Korban Pungli Tipuan  bedah rumah di Desa Kebon Damar kecamatan Mataram Baru Kabupaten LampungTimur mencapai Ratusan Warga, kejadian ini di perkirakan terjadi beberapa tahun lalu yang sampai saat ini program tersebut belum terealisasi terhadap masyarakat yang telah terdata untuk mendapatkan bantuan bedah rumah, hal ini diduga hanya dijadikan ajang bisnis bagi beberapa oknum koordinator pengelola pengajuan bedah rumah,Masyarakat yang telah di pungut biaya terpaksa harus menunggu hingga saat ini.

Dari beberapa keterangan warga yang di himpun suaralampung.com yang merasa bahwa mereka terindikasi menjadi korban tipuan Bedah rumah dengan pemungutan dana Rp.150.000;00. Adalah suhadi, dalam penuturannya dia mengatakan.

"yang melakukan survei lapangan foto-foto semua itu namanya pak Tri Pandoyo, ya orang sini aja, nah itu sepengetahuan saya mas, "ujar Suhadi salah satu warga yang menjadi korban pungutan bedah rumah yang di benarkan juga oleh istri Suhadi yaitu suparmi.

Lalu dilanjutkan suparmi, "ya pak pada saat itu kami belum ada duit makanya saya sampai ngutang-ngutang ,karna bedah rumah itu akan lebih cepat kalau uang sudah di setorkan kata pak RT kolil," ujar suparmi menirukan kata RT nya.

Dalam keterangan kedua pasangan suami-istri ini "Sampai saat ini tidak ada bahasan terkait bedah rumah yang di gembar-gemborkan oleh mereka itu, baik mau di kembalikan uang itu atau bagaimana nantinya". pungkas mereka berdua.

Sedangkan Menurut Mbah Suwarni istri Mbah Suyitno, "Kulo sampun nyukani yotro satus seket,(kami sudah memberikan uang sebesar Rp.150.000;00. , Lalu beberapa hari dari pak RT minta baru kami setorkan uang itu, Sampai sekarang belum ada kabar mau di bedah rumah kami, tapi kami mau tanya tidak berani, tapi waktu ngomong mau bedah rumah kami tidak di minta apa-apa selain uang Rp.150.000;00 itu," Jelas Mbah Suwarni.

Lain pula yang dikatakan oleh Yuliana istri dari Budi Priyanto juga warga yang di janjikan untuk bedah rumah, "saya di minta uang Rp.150.000;00. Oleh pak RT Sartono di janjikan untuk uang bedah rumah, dan kami tidak di minta surat-surat lain selain minta uang itu, (aku isuk- isuk golek utangan kanggo bayar pendaftaran (dan saya carikan utangan untuk membayar pendaftaran)," tutur Yuliana.

Sedangkan kepala Desa Kebon Damar Non Aktif karna sedang mencalonkan diri kembali sebagai kepala Desa, Sugiarto Mengatakan," Saya mengakui permasalahan Recom pembuatan SKT yang diminta oleh warga akan tetapi saya tidak pernah memberikan rekomendasi kepada Tripandoyo untuk memungut uang pendaftaran sebesar Rp.150.000;00." Ujar giarto.

Dijelaskannya," pada awalnya Tripandoyo menemui saya di kantor Desa lalu dia (tri pandoyo red) mengatakan ada program bedah rumah untuk Desa kebon Damar lalu saya katakan kalau memang ada bantuan sejenis seperti itu saya sangat-sangat menyetujui, lalu saya mengatakan pada dia surat-surat yang dibutuhkan akan saya sediakan, kembali ke permasalahan penarikan dana yang Rp.150.000;00. itu saya tidak tahu, karna tidak ada perintah penarikan uang". itu kata kepala Desa kebon Damar.

Lanjutnya,"kalau memang ada penarikan dana pendaftaran bedah rumah terhadap warga desa kebon Damar itu harus ditelusuri dan ditindaklanjuti karna itu menyalahi aturan,karna program bedah rumah tersebut  diadakan pemerintah secara gratis."tegasnya.

"dan saya selaku Kepala Desa pada saat itu masih baru belum mengerti apa-apa, kalau ada yang mengkaitkan nama saya itu tidak benar karna saya tidak pernah melakukan pungutan pendaftaran dan apabila ada pungutan pendaftaran berarti itu adalah ilegal dan tentunya bertentangan dengan peraturan dan hukum yang berlaku," pungkas Sugiarto.

Berita wartawan suaralampung.com
(Raja)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Diduga Selain Jadi Korban Pungli Tipuan Bedah Rumah Oleh Oknum Cakades Kebon Damar Ada Pula Yang Jadi Korban Pembuatan Sertifikat"

Posting Komentar