Libur Nataru, Divre IV PT KAI Tanjungkarang Mengalami Peningkatan Penumpang

Libur Nataru, Divre IV PT KAI Tanjungkarang Mengalami Peningkatan Penumpang

Suaralampung.com, Bandarlampung-

Dalam menyambut libur Nataru ini, Divre IV PT KAI Tanjungkarang menyiapkan 71.208 tiket. Pada libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru), diprediksi Divre IV PT KAI Tanjungkarang akan mengalami peningkatan penumpang terhitung mulai Kamis (19/12) hingga 18 hari kedepan. Hal terssebut diungkapkan Kadivre IV PT KAI Tanjungkarang Sulthon Hasanudin bersama Deffi Patra Jaya Manajer Angkutan dan Fasilitas Divre IV Tanjungkarang.

Namun hingga saat ini tiket telah terjual 60% dari total tiket yang disediakan. Hal ini disampaikan Deffi Patra Jaya Manajer Angkutan dan Fasilitas Divre IV Tanjungkarang. "Untuk tahun ini kami menyediakan 71.208 kursi pada libur Natari. Dengan prediksi kenaikan penumpang mencapai 2%. Sampai saat ini, tiket yang tersedia sudah habis 60%. Untuk semua tiket berlaku harga normal," kata Deffi Kamis (19/12) di Stasiun Tanjungkarang, Bandarlampung.

Dia melanjutkan, karena kenaikan penumpang ini setiap perjalanan kereta penumpang mendapatkan penambahan tiga gerbong untuk setiap perjalanan atau penambanhan 180 kursi per perjalanan. Dari total kapasistas per hari yang reguler 2500 penumpang, untuk musim libur ini mencapai 3950 penumpang per harinya.

Kadivre IV PT KAI Tanjungkarang Sulthon Hasanudin menyebut, jumlah kereta api penumpang setiap libur Nataru memang mengalami peningkatan. "Karena diprediksi dan pengalaman kami Nataru ada peningkatan penumpang, maka kami meningkatkan pelayanan dengan jumlah pegawai yang siaga. Untuk peningkatan penumpang secara nasional mencapai 4%," kata Sulthon.

Pihaknya juga melakukan beberapa antisipasi terutama soal keamanan penumpang dan keselamatan selama perjalanan. Namun memang diakui Sulthon untuk keamanan dari kriminalitas di Lampung kondusif. "Alhamdulillah di Lampung ini situasi kondusif ya nggak ada laporan yang aneh-aneh. Dalam enam bulan paling hanya soal disiplin, karena merokok didalam kereta. Untuk kriminalitas di stasiun sejauh ini aman," tuturnya.

Untuk lebih memberikan rasa aman bagi pengguna jasa KA, selama angkutan Nataru 2019/20, Divre IV menyiapkan 365 personil keamanan yang terdiri dari 63 personel Polsuska, 272 personel security, dan bantuan eksternal dari TNI/Polri sebanyak 30 personel. Personel keamanan tersebut akan melakukan pengamanan di atas KA di stasiun.

Maupun secara mobile melakukan patroli di jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya seperti dipo lokomotif dan dipo kereta. Selain itu, PT KAI juga mencatat ada beberapa titik rawan bencana, baik longsor maupun tanah  bergerak. Daerah-daerah rawan tersebut antara lain satu titik rawan longsor di Km 167+300 s.d 168+800 antara Way Tuba-Negeri Agung, untuk daerah rawan amblas ada dua titik di km 208+700/800 antara Gilas-Martapura dan Km 212+800/900 antara Gilas-Spancar.

"Untuk mengatasi kalau terjadi bencana alam, Divre IV telah menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) berupa satu unit gerbong yang berisi batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi H Beam (untuk jembatan), alat penambat rel, dsb pada titik-titik yang telah ditentukan," ungkap Sulthon.
Termasuk pada daerah rawan pergerakan tanah. Nantinya untuk daerah yang rawan pergeseran tanah karena banyak topografi tanah yang bergerak.

Kemudian PT KAI akan melakukan pengukuran jalur yang dilewati kereta. "Jadi setiap ada perlewatan kereta akan diukur geometrinya, supaya kami yakin titik rawan bisa dilalui," tambahnya. Untuk musim libur Nataru sendiri, PT KAI memprediksi puncak Nataru pada arus mudik mulai 22 Desember sementara arus balik di prediksi pasa 5 Januari 2020. (Tik/Rls)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Libur Nataru, Divre IV PT KAI Tanjungkarang Mengalami Peningkatan Penumpang "

Posting Komentar