Bandar Lampung,– Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Provinsi Lampung, Rangga Reksa Wisesa, S.H., menyatakan sikap tegas dan memberikan dukungan penuh kepada Pimpinan dan seluruh jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Lampung di bawah pimpinan Kapolda Lampung, dalam upaya besar-besaran memberantas kejahatan jalanan, khususnya tindak pidana perampokan bermotor (begal) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang belakangan ini semakin merajalela dan biadab di wilayah Lampung.
Dalam pernyataannya, Rangga menilai kejahatan jenis ini sudah berada pada taraf yang sangat mengkhawatirkan dan tidak bisa lagi dibiarkan, karena tidak hanya merugikan harta benda masyarakat, melainkan telah banyak memakan korban jiwa yang tidak berdosa.
Kejahatan Biadab yang Timbulkan Rasa Takut dan Korban Jiwa
Berdasarkan data dan pantauan di lapangan, aksi kejahatan yang dilakukan oleh para pelaku begal dan pencuri kendaraan ini kian hari kian bertambah jumlahnya, sekaligus bertambah kejamnya. Mereka tidak segan-segan menggunakan senjata tajam maupun kekerasan fisik yang luar biasa berat hanya demi mengambil kendaraan milik korban.
Akibatnya, bukan hanya kerugian materiil yang dialami warga, melainkan banyak nyawa manusia yang melayang sia-sia dan sejumlah warga lainnya harus menderita cacat seumur hidup akibat sabetan dan pukulan para pelaku. Situasi ini menimbulkan rasa takut yang luar biasa di tengah masyarakat, sehingga warga merasa tidak aman saat beraktivitas, terutama di malam hari maupun di jalan-jalan sepi.
"Kami menerima banyak sekali laporan dan keluhan dari masyarakat. Kejahatan begal dan curanmor ini sudah sangat meresahkan dan mengganggu ketentraman umum. Lihatlah betapa biadabnya mereka, mengambil motor saja tidak cukup, nyawa manusia pun mereka ambil dengan mudah. Ini sudah bukan lagi soal pencurian biasa, tapi pembunuhan yang terencana demi harta," tegas Rangga, Minggu (7/6/2026)..
Dukung Penuh Langkah Tegas Kapolda Lampung
Menyikapi hal tersebut, Rangga menyambut baik dan mendukung sepenuhnya langkah strategis yang telah dicanangkan Kapolda Lampung untuk memburu dan menumpas habis jaringan kejahatan ini sampai ke akar-akarnya.
Menurutnya, keberadaan kelompok begal ini bagaikan penyakit mematikan bagi keamanan daerah, sehingga penanganannya harus dilakukan dengan tegas, cepat, dan tanpa pandang bulu.
"Kami mendukung sepenuhnya langkah Kapolda Lampung dan seluruh jajarannya. Kami apresiasi setiap operasi yang digelar, setiap penangkapan yang dilakukan, dan setiap upaya pengungkapan jaringan yang ada. Kami berharap Bapak Kapolda terus berani bertindak tegas, jangan ragu untuk memberikan pelajaran berat kepada para penjahat ini agar mereka jera dan tidak lagi mengganggu warga," ujarnya.
Desakan Usut Jaringan dan Peredaran Hasil Curian
Lebih lanjut, Rangga juga meminta agar pemberantasan tidak hanya berhenti pada penangkapan pelaku di lapangan, tetapi juga dibongkar jaringan di belakangnya, termasuk siapa yang menjadi penampung dan penjual kembali kendaraan hasil kejahatan tersebut.
"Pasti ada jaringan yang lebih besar yang menampung hasil curian mereka. Jika penampungnya tidak diberantas, para begal akan terus beraksi karena merasa ada yang menampung barangnya. Bongkar semuanya, berantas sampai ke akar-akarnya agar Lampung menjadi wilayah yang aman kembali," pungkasnya.
Pihaknya juga berjanji akan terus mendukung kinerja kepolisian melalui pemberitaan yang konstruktif, guna membangun kesadaran masyarakat sekaligus mengapresiasi kinerja polisi dalam menjaga keamanan daerah. (Cak Edy)





