Sukadana – Dalam upaya memperkuat sinergi pembinaan serta meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan bagi warga binaan, Rutan Kelas IIB Sukadana menerima audiensi dari Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Lampung Timur yang dipimpin langsung oleh Ketua Fatayat NU Lampung Timur, Hj. Nurul Hikmah, S.Ag., M.Pd. Audiensi diterima langsung Kasubsi Pelayanan Tahanan, Revil Trinando yang dalam hal ini mewakili Kepala Rutan Sukadana, Kamis (04/05).
Audiensi ini dilaksanakan sebagai bentuk silaturahmi sekaligus menjalin koordinasi terkait rencana pelaksanaan program pembinaan keagamaan bagi warga binaan, khususnya warga binaan perempuan yang berada di Rutan Sukadana. Dalam pertemuan tersebut, Ketua Fatayat NU Lampung Timur menyampaikan komitmennya untuk mendukung program pembinaan kepribadian melalui berbagai kegiatan keagamaan. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan keimanan, memperkuat akhlak, serta memberikan motivasi positif bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan di Rutan.
Mewakili Kepala Rutan Sukadana, Mohammad Jawad Cirry, Revil Trinando menyampaikan bahwa sinergi ini merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan program pembinaan di Rutan.
"Kepala Rutan Sukadana menyampaikan apresiasi atas komitmen Fatayat NU Lampung Timur dalam mendukung pembinaan warga binaan. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menghadirkan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan kualitas kepribadian, keimanan, serta memberikan bekal positif bagi warga binaan untuk kembali ke masyarakat," ujarnya.
Hasil audiensi menunjukkan terjalinnya sinergi yang baik antara Rutan Sukadana dan Fatayat NU Lampung Timur. Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, kedua pihak berencana melaksanakan kerja sama terkait pelaksanaan program pembinaan keagamaan bagi warga binaan perempuan di Rutan Sukadana.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan pembinaan keagamaan bagi warga binaan dapat berjalan lebih optimal serta memberikan dampak positif dalam mendukung proses pembentukan karakter dan peningkatan spiritual warga binaan.





