Lampung Utara, — Warga yang melintas di Tiyuh Negeri Galih Rejo, Kecamatan Sungkai Tengah, Kabupaten Lampung Utara, mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah dan dinilai membahayakan pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi jalan tampak berlubang di berbagai titik dengan permukaan yang tidak rata. Selain itu, batu-batu tajam yang berserakan di sepanjang jalan semakin memperburuk keadaan dan meningkatkan risiko kecelakaan bagi para pengguna, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
Salah satu warga, Gunawan, mengungkapkan bahwa saat dirinya melintas di jalur tersebut, ia merasakan langsung dampak dari kerusakan jalan. Menurutnya, selain rusak, kondisi jalan juga sangat berdebu sehingga mengganggu kenyamanan dan keselamatan perjalanan.
“Jalannya rusak parah, banyak lubang dan batu tajam. Kalau siang hari juga sangat berdebu, jadi makin sulit saat melintas,” ujarnya Pada Sabtu (6/6/2026)
Jalan tersebut diketahui membentang sepanjang kurang lebih 14 kilometer dan melintasi beberapa desa, yakni Desa Mekar Asri, Batu Nangkop, Negeri Galih Rejo, hingga Negeri Gampang Jaya. Jalur ini menjadi akses vital bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Selain digunakan untuk aktivitas sehari-hari seperti berangkat sekolah dan bekerja, jalan ini juga menjadi jalur utama dalam mengangkut hasil pertanian warga. Kondisi jalan yang rusak tentu berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat, khususnya para petani dan pedagang yang bergantung pada kelancaran distribusi hasil bumi.
Warga berharap pemerintah Kabupaten Lampung Utara segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan infrastruktur jalan tersebut. Mereka menilai perbaikan jalan sangat mendesak demi menunjang aktivitas masyarakat serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Harapan kami pemerintah segera memperbaiki jalan ini, karena sangat penting untuk aktivitas kami sehari-hari,” tambah Gunawan. (Tri)





