Dana BOS Tak Kunjung Cair, Sunyi di Balik Merah Putih, Semangat Siswa Terancam Padam

Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Dana BOS Tak Kunjung Cair, Sunyi di Balik Merah Putih, Semangat Siswa Terancam Padam

Jumat, Agustus 07, 2026 | 09:51 WIB 0 Views Last Updated 2026-08-07T02:52:08Z

Way Kanan — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, sejumlah sekolah di Kabupaten Way Kanan justru dihadapkan pada situasi yang memprihatinkan. Hingga awal Agustus 2026, Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahap 2 tak kunjung cair, membuat para kepala sekolah kebingungan bahkan nyaris putus asa.

Di tengah semangat nasionalisme yang seharusnya berkobar, kondisi di lapangan justru berbanding terbalik. Persiapan kegiatan 17 Agustus terhambat, bahkan terancam gagal terlaksana.

Salah seorang kepala sekolah dasar di Way Kanan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kegelisahannya. Ia mengaku sudah merancang berbagai kegiatan untuk memeriahkan HUT RI, namun semua rencana itu kini terkatung-katung.

“Menjelang Agustus ini kami harus menghadapi berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan. Tapi dana BOS Tahap 2 belum juga cair. Kami benar-benar pusing, mau pakai dana dari mana untuk lomba, atribut, dan kebutuhan siswa,” ujarnya kepada Metro Indonesia News, Jumat (7/8/2026).

Menurutnya, Dana BOS selama ini menjadi penopang utama operasional sekolah, tidak hanya untuk kegiatan belajar mengajar, tetapi juga kegiatan insidental seperti peringatan hari besar nasional. Tanpa dana tersebut, banyak agenda terpaksa ditunda bahkan dibatalkan.

Dampak keterlambatan dana kini mulai terasa nyata. Panitia kegiatan di sekolah terpaksa menunda gladi upacara serta pengadaan perlengkapan lomba. Waktu yang tersisa pun semakin sempit, hanya sekitar 10 hari menjelang puncak perayaan.

“Kami sudah susun jadwal lomba seperti tarik tambang, panjat pinang, hingga pentas seni. Tapi untuk beli hadiah, sewa sound system, dan atribut merah putih belum bisa dilakukan,” ungkapnya dengan nada penuh kekhawatiran.

Ia berharap dana BOS segera dicairkan agar kegiatan tetap berjalan dan tidak mengurangi semangat anak-anak dalam merayakan kemerdekaan.

“Kasihan anak-anak kalau sampai tidak ada kegiatan. Ini momen penting untuk menanamkan rasa cinta tanah air,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah kepala sekolah lainnya di Way Kanan hingga Lampung Tengah. Mereka khawatir, jika kondisi ini terus berlarut, semangat siswa dalam menyambut hari kemerdekaan akan meredup.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Way Kanan maupun pihak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terkait jadwal pasti pencairan Dana BOS Tahap 2.

Para kepala sekolah kini hanya bisa menunggu dengan harap cemas. Mereka berharap pemerintah segera memberikan kepastian, atau setidaknya solusi alternatif seperti dana talangan agar kegiatan sekolah tidak terhenti.

Dana BOS sendiri merupakan bantuan dari pemerintah pusat yang disalurkan langsung ke rekening sekolah setiap tiga bulan sekali. Untuk Tahap 2, pencairan biasanya berlangsung antara Mei hingga Agustus dan digunakan untuk menunjang kebutuhan semester genap.

Namun dengan keterlambatan yang terjadi saat ini, sekolah-sekolah berada di persimpangan sulit, antara menjaga keberlangsungan kegiatan atau merelakan momen kemerdekaan berlalu tanpa semarak. (Tayib)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dana BOS Tak Kunjung Cair, Sunyi di Balik Merah Putih, Semangat Siswa Terancam Padam

Trending Now

Iklan

iklan